Priority Bekerja

Assalamualaikum,

Dulu kita golongan yang tidak bekerja. Tidak memberi apa-apa sumbangan kepada orang lain.

Lantas kita tersedar, lalu kita menjadi golongan yang bekerja. Masa kita telah dicuri oleh orang lain untuk kemaslahatan umat ini.

Dalam sibuk bekerja, telah kita kecapi nikmat bekerja di jalan ini. Lalu seakan-akan kita tidak ingin keluar dari pekerjaan kita ini. Masa yang ada kalau boleh hendak dihabiskan 100% pada kerja-kerja ini.

Hari ke hari…

Kerja semakin banyak.

Tanggungjawab semakin bertambah.

Masa yang ada masih tetap dan tidak berubah.

Sedangkan kerja dan tanggungjawab terus menerus mendatangi kita. Maka pentinglah kita bekerja mengikut priority. Yang diutamakan perlu didahulukan.

Walaupun nikmat atau kesukaan kita adalah pada melakukan kerja yang lain.

Salah satu cara syaitan menyesatkan kita adalah dengan membuatkan kita bekerja tidak mengikut priority.

Misalnya, kita mungkin begitu asyik memberi taujih dan memantau mereka yang berada di bawah tanggungjawab kita, sedangkan kita lupa memantau dan mengisi jiwa kita sendiri.

Telah berfirman ALLAH di dalam Al-Quran :

Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebajikan, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidakkah kamu berpikir? – Al-Baqarah, ayat 44

Peringatan untuk diri sendiri.

AH
9 September  2009,  7.31 pagi
Nice, France

0 Responses to “Priority Bekerja”


  • No Comments

Leave a Reply