Monthly Archive for January, 2011

#4 – Mehwar Daulah Dan Karakteristiknya

Assalamualaikum,

Untuk persiapan mindset bagi kita yang akan menghadapinya…

Copy Paste & Edit Sikit-Sikit Dari Quantum Dakwah & Tarbiyah

#4 – Mehwar Daulah

Keempat, akhirnya dakwah ini harus sampai pada tingkat institusi negara. Sebab, institusi negara diperlukan dakwah untuk merealisasikan secara legal dan kuat seluruh kehendak ALLAH atas kehidupan masyarakat.

Inilah yang kita sebut mehwar daulah.

Negara adalah sarana, bukan tujuan. Dan negara merupakan institusi terkuat dan terbesar dalam masyarakat.

Kebenaran harus mempunyai negara kerana, kata Imam Ibnu Qayyim, kebatilan juga mempunyai negara.

Melalui institusi negara itulah kita berbicara kepada dunia seperti yang pernah Rasulullah saw katakan kepada Heraklius..

“Masuklah ke dalam islam supaya kamu selamat”

Atau kita katakan kepada mereka seperti yang pernah diucapkan Nabi Sulaiman as kepada Ratu Balqis,

“Ini (surat) datang dari Sulaiman dan sesungguhnya (ia datang) dengan nama ALLAH yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang” – An Naml, ayat 30

Pasca reformasi 1998 (di Indonesia) sebagaimana kita semua ketahui, pergerakan dakwah di negeri ini telah memasuki mehwar muassasi, setelah sebelumnya dibangun susah payah oleh para muassis dakwah melewati mehwar tanzhimi dan mehwar sya’bi.

Konsekuensinya, wajah dakwah kini bukan lagi sekadar figur-figur tertentu sebagaimana pada mehwar tanzhimi atau yayasan-yayasan, lembaga-lembaga sosial keagamaan dan organisasi-organisasi kemasyarakatan sebagaimana pada mehwar sya’bi, tetapi juga parti.

Dan ini yang sering membuat orang ramai sulit untuk memahaminya.

AH
19 Januari 2011, 1.28 pagi
Nice, France

#3 – Mehwar Muassasi Dan Karakteristiknya

Assalamualaikum,

Untuk persiapan mindset bagi kita yang akan menghadapinya…

Copy Paste & Edit Sikit-Sikit Dari Quantum Dakwah & Tarbiyah

#3 – Mehwar Muassasi

Ketiga, membangun pelbagai institusi untuk mewadahi pekerjaan-pekerjaan dakwah di seluruh sektor kehidupan dan di seluruh segmen masyarakat. Ini yang kita sebut Mehwar Muassasi.

Di sini dakwah memasuki wilayah pekerjaan yang sangat luas dan rumit. Kerana itu, perlu pengelompokan pekerjaan. Kita memerlukan semua jenis institusi sosial untuk mewadahi aktiviti sosial. Kita memerlukan seluruh jenis institusi ekonomi untuk mewadahi aktiviti ekonomi. Kita juga memerlukan seluruh institusi politik untuk mewadahi seluruh aktiviti politik.

Selain institusi yang kita bentuk, kita juga perlu mengisi institusi-institusi sosial, ekonomi, politik dan ketenteraan yang sudah ada, baik yang ada di dalam masyarakat mahupun yang ada di pemerintahan.

Kalau dalam tahap pembentukan basis sosial (mehwar sya’bi) kita menyebar penggerak-penggerak dakwah ke dalam masyarakat, di mehwar muassasi pula kita menyebar penggerak ke seluruh institusi yang ada.

Kalau dalam tahap membentukan basis sosial kita melakukan mobiliti horizontal, maka dalam tahap institusi kita melakukan mobiliti vertikal.

Penggerak-penggerak dakwah haruslah mampu mengisi struktur yang ada di lembaga tinggi negara. Penggerak-penggerak dakwah juga harus mampu mengisi struktur yang tersedia di lembaga-lembaga ilmiah, ekonomi, sosial dan ketenteraan.

Dengan begitu, terbentuklah jaringan penggerak di seluruh institusi strategik. Ini merupakan pranata yang diperlukan untuk menata kehidupan bernegara yang islami.

Kalau basis massa bertujuan membentuk public opinion yang islami, maka basis institusi (mehwar muassasi) bertujuan memberikan legalitas politik terhadap public opinion.

AH
15 Januari 2011, 2.57 petang
Somewhere in France

#2 – Mehwar Sya’bi Dan Karakteristiknya

Assalamualaikum,

Untuk persiapan mindset bagi kita yang akan menghadapinya…

Copy Paste & Edit Sikit-Sikit Dari Quantum Dakwah & Tarbiyah

#2 – Mehwar Sya’bi

Kedua, membangun tapak sosial yang luas dan merata sebagai kekuatan pendukung dakwah. Inilah yang kita sebut dengan Mehwar Sya’bi.

Kalau basis organisasi (mehwar tanzhimi) bersifat elit eksklusif, di basis sosial (mehwar sya’bi) pula bersifat massif dan terbuka. Kalau basis organisasi berorientasi pada kualiti, basis sosial pula berorientasi pada kuantiti.

Kalau basis organisasi merentas jalan, maka masyarakatlah yang akan melaluinya.

Kalau para pemimpin melihat ke depan dengan pemikiran-pemikirannya yang jauh, massa menjangkau ke depan dengan tangan-tangannya yang banyak. Kalau pemimpin yang hebat mendapatkan dukungan publik yang luas, maka akan terbentuklah sebuah kekuatan dakwah yang dahsyat.

Begitulah kita menciptakan sinergi antara pemimpin dan umatnya; antara kualiti dan kuantiti. Keduanya mempunyai peranan yang sama strategiknya.

Kalau organisasi dibentuk melalui rekrutmen kader, massa dibentuk melalui public opinion. Kalau kader dibentuk melalui tarbiyah dan pengkaderan, massa dibentuk melalui media massa dan tokoh publik.

Kalau kader terpesona pada pemikiran kerana tingkat intelektualnya yang tinggi; massa terpesona pada tokoh kerana kadar emosinya yang dominan.

Yang ingin kita capai di sini adalah terbentuknya public opinion yang islami, struktur budaya dan adab-adab sosial yang islami, dominasi figur dan tokoh islam dalam masyarakat.

AH
14 Januari 2011, 12.51 tengahari
Nice, France

#1 – Mehwar Tanzhimi Dan Karakteristiknya

Assalamualaikum,

Untuk persiapan mindset bagi kita yang akan menghadapinya…

Copy Paste & Edit Sikit-Sikit Dari Quantum Dakwah & Tarbiyah

Ustaz Anis Matta dalam bukunya “Menikmati Demokrasi” mengatakan, pekerjaan-pekerjaan dakwah untuk menyelesaikan projek peradaban harus dilakukan dalam empat tahap :

#1 – Mehwar Tanzhimi

Pertama, membangun sebuah organisasi yang kuat dan solid sebagai kekuatan utama yang mengoperasikan dakwah. Inilah yang kita sebut sebagai Mehwar Tanzhimi.

Organisasi adalah tulang belakang dakwah dan ia harus kuat memikul beban berat dalam waktu yang panjang. Bagi menguatkan tulang belakang tersebut, ia harus diisi oleh orang yang kuat dan kental dalam seluruh aspek keperibadiannya.

Merekalah yang disebut sebagai pemimpin umat atau lokomotif yang akan membawa gerabak panjang umat ini.

Untuk mencetak pemimpin-pemimpin umat, kita memerlukan proses pembinaan dan kaderisasi yang sistematik, integral dan waktu yang relatif panjang.

Mereka yang dipilih untuk dibina haruslah orang yang terbaik yang ada di kalangan masyarakat. Mereka memiliki bakat, kecerdikan akal fikiran dan kesiapan dasar untuk melakukan pekerjaan besar serta memikul amanah yang berat.

Kerananya, kaderisasi atau tarbiyah menjadi mutlak. Inilah mesin pencetak pemimpin-pemimpin umat.

AH
12 Januari 2011, 10.56 malam
Nice, France